Wednesday, February 27, 2019

Mengapa Banyak Orang Percaya Hal Gaib? Ini Kata Sains

Ilustrasi penampakan hantu. [Shutterstock]

Membaca pikiran dan kemampuan memprediksi masa depan bukanlah keterampilan yang sering diasosiasikan dengan ras manusia. Namun, penelitian menunjukkan banyak orang benar-benar percaya terhadap keberadaan kekuatan supernatural.

Kejadian tertangkapnya cenayang penipu selama ini belum melemahkan kepercayaan orang terhadap mereka. Sudah ada beberapa kasus bersejarah. Di Hongaria, seorang dukun bernama Lajos Pap, ditemukan memalsukan penampakan binatang dalam pemanggilan arwah. Di Amerika Serikat, James Hydrick, seorang yang mengaku-ngaku cenayang, ditemukan sebagai penipu. Dia mengaku demonstrasi paranormalnya adalah tipuan yang dipelajari di penjara.

Contoh kasus besar lainnya melibatkan pendeta terkenal di televisi, Peter Popoff. Istrinya menggunakan pemancar nirkabel untuk memberitahukan Popoff lewat perangkat telinga informasi soal peserta khotbah. Popoff mengaku mendapat informasi tersebut dengan cara paranormal dan menjadi terkenal dengan membawakan acara televisi nasional, di mana dia terlihat melakukan pengobatan ajaib kepada penontonnya.

Namun, dengan banyaknya kasus di atas, masih banyak orang yang percaya dengan kemampuan supernatural. Menurut survei US Gallup, contohnya, lebih dari seperempat jumlah populasi percaya manusia memiliki kemampuan supernatural seperti telepati dan kewaskitaan.



Yang percaya

Laporan terbaru mungkin dapat membantu menjelaskan mengapa orang terus percaya dengan kekuatan supernatural. Penelitian ini menguji orang-orang yang percaya dan orang-orang yang skeptis dengan tingkat pendidikan dan performa akademik yang sama. Riset ini menemukan bahwa orang yang percaya dengan kekuatan gaib berpikir kurang analitis. Ini berarti mereka cenderung menafsirkan dunia dengan perspektif personal subjektif dan gagal menimbang informasi secara kritis.

Orang-orang yang percaya juga sering melihat klaim cenayang sebagai bukti yang membenarkan–terlepas dari dasar pembuktiannya. Kasus Chris Robinson dari Inggris, yang mendaku dirinya sebagai “detektif mimpi”, membuktikan hal ini.

Robinson mengklaim bahwa dirinya bisa memprediksi serangan teroris, bencana, dan kematian selebriti. Pernyataannya berasal dari bukti yang minim dan dipertanyakan. Pengujian yang dilakukan oleh Gary Schwartz dari Universitas Arizona memberikan dukungan untuk kemampuan Robinson, tetapi peneliti lain yang menggunakan metode pengujian yang sama gagal mendapatkan kesimpulan yang sama seperti Schwartz.


Kabur dan umum

Klaim cenayang sering dibuat umum dan tidak jelas—seperti meramalkan kejatuhan pesawat atau kematian selebriti—dan inilah bagian di mana banyak orang percaya dengan kemungkinan adanya kemampuan spiritual.

Hal ini diketahui sebagai efek Barnum, fenomena psikologi yang cukup umum di mana orang cenderung menerima deskripsi diri yang umum dan dan tidak jelas sebagai hal unik yang hanya berlaku bagi mereka.

Satu penelitian menunjukkan orang-orang memberikan nilai dengan akurasi yang tinggi pada deskripsi diri yang seharusnya dibuat khusus untuk mereka tetapi sebenarnya cukup kabur dan umum hingga bisa berlaku juga bagi banyak orang lain. Hal ini berlaku pada pemain sirkus Phineas Taylor Barnum yang memiliki reputasi sebagai manipulator psikologi ulung


Mustahil dibuktikan
Banyak klaim cenayang juga tidak mungkin dibuktikan. Contoh klasik di Inggris adalah pendapat pesulap asal Israel Uri Geller yang mengklaim dirinya “menghendaki” bola bergerak dalam tendangan penalti Piala Eropa antara Inggris dan Skotlandia tahun 1996. Saat itu bola bergerak secara spontan dalam keadaan tidak terkontrol, membuat tendangan pesebakbola Skotlandia Garry McAllister meleset.

Ketika kemampuan cenayang diuji secara ilmiah, peneliti lainnya meragukan mereka. Hal ini terjadi ketika cenayan Inggris Derek Ogilvie membintangi dokumenter televisi tahun 2007 The Million Dollar Mind Reader. Investigasi menyimpulkan Ogilvie benar-benar percaya dirinya memiliki kekuatan untuk membaca pikiran bayi, tetapi sebenarnya dia tidak bisa melakukannya.

Dan ketika ilmuwan mendukung klaim cenayang, kritik biasanya berdatangan. Hal ini terjadi tahun 1970-an ketika fisikawan Russell Targ dan Harold Puthoff mempublikasikan artikel ilmiah dalam jurnal bergengsi Nature, yang mendukung anggapan Uri Geller benar-benar memiliki kemampuan supernatural.

Banyak psikolog, seperti Ray Hyman menyanggah ini—menyoroti kekeliruan besar dalam metodologi penelitian. Ini termasuk lubang di dinding laboratorium yang menghasilkan pemahaman terhadap gambaran yang secara fisik dilukis ulang oleh Geller secara “supernatural”.

Bukti beragam
Faktor lain yang mendukung kepercayaan dalam kemampuan supernatural adalah keberadaan penelitian ilmiah yang mendukungnya. Keberadaan penelitian-penelitian ini memberikan orang-orang yang percaya memiliki bukti bahwa kekuatan gaib benar-benar ada, tetapi mereka mengabaikan fakta bahwa penelitian yang diterbitkan sering dikritik dan penelitian serupa dibutuhkan agar dapat didapat kebenaran yang menyeluruh.

Contoh penting adalah satu artikel ilmiah yang dibuat oleh psikolog sosial Daryl Bem dalam Journal of Personality and Social Psychology. Penelitian tersebut mendukung adanya ramalan (kesadaran kognitif sadar) dan firasat (pemahaman afektif) terhadap kejadian di masa depan. Namun, peneliti lain gagal mendapatkan hasil yang sama.


Pola pikir

Jadi, meskipun ada bukti terjadinya pemalsuan dan penipuan—juga beragam bukti—orang-orang tetap akan percaya dengan fenomena supernatural. Memang, penelitian membuktikan satu dari tiga orang Amerika merasa mereka pernah mengalami kejadian supernatural—dan hampir setengah perempuan Amerika Serikat mengaku pernah merasakan kehadiran roh spiritual.

Apakah ini berkaitan dengan kurangnya kemampuan analitis, pengalaman sebenarnya, atau hanya agar kehidupan di dunia sedikit lebih menarik, sepertinya orang-orang yang percaya akan terus percaya—walau sains membuktikan sebaliknya.


BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Gimana Awan Bisa Terbentuk?

Enak banget ya ngebayangin jadi awan diatas sana.. Tapi.. gimana ya bisa ada awan diatas sana?

Kalau hari sedang cerah, kita sering mandangin langit biru dengan awan putihnya. Terus kita pasti ngebayangin enak banget ya jadi awan… dia selalu ada diatas sana buat nutupin panasnya terik matahari Indonesia yang tau sendiri kaya gimana.. Tapi.. tunggu dulu.. Kenapa awan bisa ada disana ya? Gimana ya caranya awan itu bisa terbentuk?

Awan terbentuk mulai darimana?

Nah.. awan itu sendiri dibentuk melalui proses menguap dan mengembun.. Simak penjelasannya dibawah ya..

Pendeknya.. Ada dua proses yang membentuk awan itu sendiri… nah buat mahamin gimana cara awan itu bisa terbentuk.. Pertama coba perhatiin deh, apa yang bakal terjadi ketika air dalam panci tertutup terus dipanasin diatas kompor. Yups, airnya mendidih! Terus kita buka tutup pancinya.. Lalu kita lihat, pasti ada banyak titik air yang ngumpul disana. Ini terjadi karena saat air dipanaskan, air akan berubah fase, menjadi uap, melalui proses yang kita kenal dengan nama: penguapan.. Atau bahasa kerennya, evaporasi.

Terus, setelah menguap, air ini akan memindahkan uap ke atas menuju tutup panci. Nah, pas uap udah sampai pada titik jenuhnya.. Nanti ia pun berubah menjadi titik-titik air melalui sebuah proses yang kita kenal dengan pengembunan..dan lama kelamaan akan membeku.. Nanti airnya jadi lebih solid.. Proses ini dinamakan pembekuan.. Atau bahasa kerennya, kondensasi.

Sama halnya air di panci, itu juga yang terjadi pada air yang menguap diatas langit.. Yups, jadi awan itu merupakan kumpulan titik-titik air yang melayang-layang di atmosfer dalam jumlah yang sangat banyak. Dan sekarang, bayangkan air dalam panci tersebut adalah lautan, dan kompornya adalah matahari. Ya, jadilah awan.

                                                
Warna awan bisa beda-beda…

Ngga cuma gado-gado yang bercampur-campur, tapi awan juga bercampur dengan berbagai zat

Nah, didalam awan itu sendiri, ngga cuma terdiri dari uap atau gas saja, tapi dia juga bercampur dengan air, debu, asap mobil, asap vulkanis, bakteri dan lain-lain.. Intinya, awan ini terbentuk dari air.. Kalau jumlah airnya banyak dan butirannya besar-besar warna awannya pun jadi menghitam, yang artinya sebentar lagi akan turun ke bawah sebagai hujan… Ini sama kaya mau bikin susu cokelat, kalo kita tambah terus airnya warna berubah kan jadi makin cokelat. Hal ini sama aja kaya awan.. Kalau makin banyak air didalam awan, maka warnanya makin lama makin gelap. Begitupun sebaliknya, kalau airnya ngga banyak, warnanya cerah.. Misalnya kaya awan putih itu.

                                     

Kalau airnya udah banyak di awan, maka dia menumpahkannya kembali lagi ke darat karena engga sanggup bawa air berat-berat..

Terus, awan ini dibentuk juga bisa beda-beda faktornya.. Itu tergantung dari ketinggian, suhu, sama kelembapan udara.. Misalnya… kalau udaranya sangat dingin, air yang terkandung dalam awan itu bisa berubah jadi es, karena membeku. Terus, kalau udaranya panas, maka airnya cepat menguap jadi awan yang biasa kita lihat tiap hari.

                                 

Wah ngga cuma barang, sama TKI yang bisa diekspor, bahkan awan pun juga diekspor.. Makin kaya ya kita

Nah.. menakjubkan banget kan proses terbentuknya awan. Awan adalah ibarat mesin hidrologi yang berguna menyebarkan energi panas di atmosfer secara merata. Dari tempat yang kelebihan energi panas kaya di indonesia, ke tempat yang dingin kaya di eropa. Jadi, selain kita mengeskpor kelapa sawit, kopi dan TKI. Ya, kita juga merupakan negara pengekspor awan.

                                                              


BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Tuesday, February 26, 2019

5 Alasan Seorang Perokok Harus Setop Isap Sigaret Mulai Tahun Ini


VipBandarQ, Jakarta - Setiap bulan Maret pada hari Rabu pekan kedua, Inggris selalu memperingati No Smoking Day atau Hari Tanpa Asap Rokok. Ini adalah hari kesadaran kesehatan tahunan di Britania Raya yang dimaksudkan untuk membantu perokok yang ingin berhenti merokok.

Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa program penghentian merokok di tempat kerja adalah sumber yang bagus untuk membantu orang berhenti merokok. Namun di satu sisi, orang yang memutuskan untuk berhenti merokok ada yang beralih ke rokok elektrik atau umum disebut vape.


Meski seluruh perokok yang ada di dunia ini belum sepenuhnya sadar akan kesehatan mereka dan orang-orang di sekitarnya, namun ada sejumlah alasan yang perlu diperhatikan oleh perokok jika ia tak setop menghisap gulungan tembakau tersebut.

Berikut 5 alasan terbaik untuk berhenti merokok pada tahun 2019, sebagaimana dikutip dari situs Wonderlist, Selasa (26/2/2019):

1. Kondisi Bumi


Dampak negatif yang ditimbulkan oleh rokok terhadap lingkungan (entah itu asap, puntung, atau abunya) adalah sesuatu yang sudah lama diketahui oleh WHO. Laporan Organisasi Kesehatan Dunia itu menunjukkan bahwa rokok menyebabkan kerusakan ekologis.

Beberapa faktanya antara lain:

1. Produksi rokok menghasilkan 45.000.000 ton limbah sejak 1995

2. 6.000.000 ton limbah nikotin tercipta

3. 4.000.000 ton limbah kimia muncul

Anda dapat membaca laporan lengkapnya di tautan ini. Seorang perokok harus memahami betul bahwa rokok dan merokok benar-benar mampu merusak Bumi.

2. Kesehatan Pribadi


Dalam banyak bungkus rokok, selalu ada tulisan yang berbunyi, "Merokok dapat merusak kesehatanmu." Kalimat ini memang benar adanya. Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh WHO mencatat:

1. Sebanyak 4.000 bahan kimia yang berbeda (karbon monoksida, tar, arsenik) dalam asap tembakau masuk ke dalam alirah darah perokok dan mulai menggerogoti organ-organ yang masih bagus, seperti paru-paru.

2. Ada 250 bahan kimia beracun, 50 di antaranya dikenal sebagai karsinogen (zat yang memantik kanker).


3. Deforestasi


Mayoritas tembakau dibudidayakan di negara-negara berkembang, seperti China, Brasil, dan India. Tembakau, seperti semua tanaman lainnya, membutuhkan tanah yang gembur.

Ketika tidak ada cukup tanah yang cocok dengan tumbuhan ini, pohon dan kehidupan tanaman lainnya mulai sekarat. Pembukaan lahan untuk tanaman tembakau adalah penyebab signifikan deforestasi skala besar di seluruh dunia.

Tidak hanya itu, menanam tembakau juga membutuhkan lebih banyak penggunaan insektisida dan pestisida daripada tanaman lain, karena tembakau tidak memiliki pertahanan alami terhadap hama

4. Sampah yang Merugikan


Tahukah Anda apa sampah yang paling banyak berserakan di dunia selain plastik? Ini adalah puntung rokok. Lantas, bagaimana bisa puntung rokok menjadi sampah yang paling berserakan di dunia, padahal ukurannya begitu kecil?

Ada sekitar 1,1 miliar perokok aktif di dunia. Mereka merokok lebih dari 5,8 triliun rokok dalam satu tahun. Tidak hanya jumlahnya yang banyak, puntung rokok juga:

1. Non-biodegradable, artinya benda ini dapat membutuhkan waktu hampir lima belas tahun untuk terdegradasi (perubahan kondisi tanah menjadi lebih lapuk dan mengandung lindi --alkali).

2. Mengandung bahan kimia beracun dan berbahaya yang merembes ke lingkungan, terutama di air, di mana benda ini menghasilkan zat lindi yang membunuh setengah dari semua kehidupan laut yang bersentuhan dengannya.


5. Bahaya Puntung Rokok yang Menyala


Pembakaran tembakau ketika merokok menyebabkan pelepasan begitu banyak bahan kimia berbahaya. Kerusakan yang disebabkan oleh sigaret adalah salah satu alasan mengapa begitu banyak orang beralih ke vape, karena vape terbaik hanya memanaskan nikotin, sehingga melepaskan lebih sedikit unsur berbahaya.

Selain itu, rokok juga menjadi benda yang bertanggung jawab atas 8-10% dari semua kebakaran rumah di Amerika Serikat selama dasawarsa terakhir (hampir 90.000 kebakaran dalam setahun).

Bukan hanya properti hunian yang menerima ancaman seperti ini. Kebakaran hutan biasanya disebabkan oleh ulah manusia --membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan.

Kebakaran liar Fort Collins yang mendera di seluruh bagian Colorado pada 2017 disebabkan oleh puntung rokok yang menyala.

Lalu, pada tahun 1999, satu puntung rokok yang masih menyala dilemparkan dari sebuah truk yang berjalan di selatan Prancis, memulai kebakaran terowongan Mont Blanc yang menewaskan 39 orang.


BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

4 Manfaat yang Didapat Jika Kamu Tak Gunakan Gadget selama Sehari


VipBandarQ, Jakarta - Gadget diciptakan untuk memberi kemudahan dan membantu pekerjaan orang dalam kegiatan sehari-hari.

BACA JUGA

Namun, jika gadget dipakai secara berlebihan, Anda tidak akan merasakan manfaatnya.

Apalagi, banyak studi menyebutkan bahwa penggunaan ponsel, laptop, atau tablet dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dipakai terus-menerus.

Hasil studi lain mengungkap bahwa tak memakai gadget sehari saja dapat memberikan manfaat bagi kesehatanmu.

Untuk selengkapnya, sebagaimana dilansir Tekno Liputan6.com dari Bold Sky, Selasa (26/2/2019), simak ulasannya berikut ini.


Makan dan Asmara

Anak-anak memiliki risiko lebih tinggi menggunakan gadget sebelum tidur ketimbang orang dewasa. (Sumber: Mirror)

1. Makan dengan Benar
Seringkali kita menjumpai seseorang makan sambil memegang gadget. Padahal kebiasaan itu tidak benar.

Salah-salah, kamu bisa tersedak saat makan dengan memegang gadget. Agar terhindar dari bahaya tersebut, lebih baik letakkan dahulu gadget kamu.

2. Asmara Makin Harmonis
Tanpa disadari, kebiasaan membuka ponsel saat sedang kencan atau makan malam, justru membuat kamu dan pasangan makin menjauh.

Oleh karena itu, ada baiknya mengurangi pemakaian ponsel agar kualitas pertemuan lebih baik.


Manfaat pada Mata dan Telinga



3. Mata Lebih Fresh

Saat kamu terlalu lama menatap layar laptop atau smartphone, otot mata lama-kelamaan akan lelah. Apalagi radiasi yang dipancarkan pun juga kuat. Nah, puasa gadget akan membuat matamu lebih rileks dan segar.

4. Hindari Infeksi Telinga
Berbicara di telepon selama berjam-jam memang seru. Begitu juga mendengarkan musik dari smartphone. Tapi, tahukah kamu, kebiasaan seperti itu bikin telinga jadi berdengung dan panas?

Penggunaan earphone dalam durasi yang berlebihan bahkan bisa mengakibatkan infeksi telinga. Jadi, untuk menghindarinya lebih baik letakkan gadget kamu.


BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Monday, February 25, 2019

3 Hal Ini Bikin Milenial Menumpuk Banyak Utang


Generasi Milenial Tidak Menyadari Bahwa Masalah Kesehatan Tengah Mengintai Mereka Gara-gara Kebiasaan Buruk yang Mereka Kerjakan (Ilustrasi/iStockphoto)

VipBandarQ, Jakarta - Sudah bukan rahasia lagi jika generasi milenial mencetak utang dengan jumlah yang besar.

Di Amerika saja, penduduk berusia 25 hingga 36 tahun memiliki utang yang berjumlah USD 42 ribu atau sekitar Rp 590 juta, dan hal tersebut tidak berasal dari biaya pendidikan atau biaya hidup, namun dari kebiasaan belanja.

Menurut Federal Reserve, utang kartu kredit penduduk Amerika sudah mencapai total USD 1 triliun atau sekitar Rp 14 ribu triliun. Seiring dengan kebutuhan hidup yang semakin mahal, utang pasti akan bertambah.

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Banyak dari milenial yang sering mengeluh kekurangan uang. Gajian, uang terpakai untuk hiburan, kebutuhan hidup belum terpenuhi, kembali lagi gajian, uang dipakai untuk hiburan, dan seterusnya.

Kevin O'Leary, pebisnis pemilik O'Shares ETF mengungkapkan ada tiga hal yang menyebabkan pengeluaran milenial membengkak, seperti dilansir dari CNBC:

                                    
1. Kopi


Sudah menjadi keharusan bagi generasi milenial untuk memesan es kopi saat sedang nongkrong dengan teman-teman. Sebut saja beberapa merek es kopi terkenal seperti Starbucks selalu ramai dikunjungi kawula muda.

Padahal, harga es kopi cukup merogoh kocek. Harga satu es kopi dapat disetarakan dengan harga satu hingga tiga makanan berat di warung makan.

Milenial Amerika pun demikian. Penduduk Amerika menghabiskan USD 1.100 setiap tahunnya hanya untuk membeli kopi, sekitar 30 persen lebih besar dibanding jumlah investasi yang dilakukan.

Rata-rata, harga satu cangkir kopi berkisar antara USD 2 hingga USD 3,5 atau sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu. Untuk kopi-kopi yang spesial, biasanya harganya lebih tinggi. Hal yang sama berlaku di Indonesia.



2. Sepatu



Seringkali wanita tidak bisa menahan keinginan menghabiskan uang hanya untuk membeli sepatu.

Menurut O'Leary, sejatinya kita hanya butuh empat sepatu; sepatu sendal, sepatu olahraga dan dua sepatu untuk bekerja serta jika Anda sering bepergian formal, belilah satu sepatu formal (heels untuk wanita, pantofel untuk pria).

Lebih dari itu, Anda hanya menghabiskan uang saja. Harga satu sepatu juga cukup menghabiskan uang saku bulanan, yaitu sekitar Rp 300 hingga Rp 500 ribu per pasangnya.

Menurut penelitian DSW, tahun lalu 75 persen wanita di Amerika memiliki 20 pasang sepatu, sementara pria memiliki 12 pasang.

Menurut Psychology Today, dari seluruh pasang sepatu tersebut, hanya 3-4 pasang yang sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Oleh karenanya, membeli banyak sepatu sama saja dengan membuang uang.


3. Jeans



O'Leary mengatakan untuk tidak membeli jeans lebih dari tiga buah. Menurutnya, seseorang hanya harus memiliki 1 jeans hitam, 1 jeans putih dan 1 jeans warna original.

Harga satu celana jeans berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu. Selain jeans, pakaian lain juga jadi favorit para milenial untuk menghabiskan uangnya. Padahal sama seperti sepatu, hanya beberapa yang mereka gunakan.

Bila Anda memutuskan untuk menekan pengeluaran terhadap tiga hal ini, Anda akan menghemat 10 persen gaji Anda yang bisa Anda gunakan untuk keperluan lain atau disimpan sebagai tabungan.

BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id























Sering Marah-Marah? Awas, Bisa Kena Hipertensi


VipBandarQ, Jakarta Orang yang suka marah-marah ada baiknya belajar mengontrol emosi. Jika tidak, Anda lebih berisiko terkena tekanan darah tinggi atau hipertensi.

"Segala macam stres, emosional, stres psikososial dulu nih dari lingkungan lalu terbawa dalam diri kita menjadi stres emosi, itu bisa meningkatkan tekanan darah," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Paskariatne Probo Dewi Yamin kepada Health-Liputan6.com di Jakarta ditulis Sabtu (23/2/2019).

BACA JUGA

Bagi generasi milenial, stres memang sulit dihindari. Namun, jika tidak bisa dikendalikan maka hal tersebut rentan membuat tekanan darah Anda menjadi tinggi dan berujung pada hipertensi.

"Emosian, tidak sabaran, deadline pekerjaan. Kemudian ada konflik dengan rekan sejawat atau teman-teman sepermainannya. Kondisi-kondisi seperti itu kemudian yang berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi," kata Paskariatne dalam presentasi di acara 'Waspadai Hipertensi pada Generasi Milenial'.

Maka, mengatur waktu antara pekerjaan dan istirahat itu penting. Selain itu, penting juga untuk menjaga gizi seimbang dan juga gaya hidup sehat yang aktif bergerak.


Tips mengurangi stres


Namun, jika stres sudah terlanjur menghampiri, Paskariatne menyarankan Anda untuk mengendalikan emosi tersebut agar tidak menaikkan tekanan darah. Salah satu cara termudah adalah dengan menarik napas.

"Tarik napas panjang, dalam, pikirkan hal yang menyenangkan. Jalan-jalan, coba alihkan pikiran dari masalah tersebut agar tidak menjadi beban pikiran," ujar Paskariatne menyarankan.

Hal ini dinilai mampu menenangkan tubuh walaupun hanya sesaat.

"Ketika kita sudah tenang dan kita sudah tidak mengalami stres emosional, biasanya itu mungkin (menurunkan tekanan darah)."


Batasi garam


Selain mengendalikan stres, pencegahan hipertensi lain bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi garam, makanan instan, serta cepat saji yang mengandung monosodium glutamat. Di sisi lain, rajinlah memeriksa tekanan darah Anda.

"Penting untuk meningkatkan awareness masyarakat dengan melakukan deteksi dini atau mengukur tekanan darah sendiri di rumah, apalagi sekarang sudah ada alat pengukur tekanan darah digital yang lebih memudahkan masyarakat dalam mengukur," tambah Paskariatne.


BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Sunday, February 24, 2019

2019 Akan Jadi Tahun Terpanas dalam Sejarah Peradaban Manusia, Bersiaplah Hadapi Dampaknya




VipBandarQ, Peristiwa El Nino kemungkinan sedang berlangsung, meningkatkan cuaca ekstrem yang diperburuk oleh perubahan iklim. Dan menurut para ilmuwan, 2019 akan menjadi tahun terpanas dalam sejarah manusia.

Berdasarkan data dari Climate Predicition Center di National Oceanic and Atmospheric Administration, 80% El Nino penuh telah dimulai dan akan berlangsung setidaknya hingga akhir Februari 2019.

Tidak hanya itu, studi yang dipublikasikan pada jurnal Geophysical Research Letters menyatakan bahwa dampak El Nino semakin memburuk di beberapa tahun terakhir akibat perubahan iklim. Dampaknya pun akan semakin parah apabila suhu Bumi terus meningkat.

"Dengan El Nino, sangat mungkin 2019 menjadi tahun terpanas," ujar Samantha Stevenson, ilmuwan iklim di University of California, Santa Barbara.

Tahun-tahun terpanas di Bumi telah terjadi dalam empat tahun terakhir, yaitu 2015-2018. Dipicu oleh peningkatan emisi karbon dioksida yang memerangkap panas dan telah melebihi rekor.

Iklim Bumi lebih hangat dari rata-rata abad ke-20 selama 406 bulan terakhir. Artinya, tidak ada orang di bawah usia 32 tahun yang pernah mengalami dingin seperti di masa tersebut.


"Pemanasan yang meningkat akan memengaruhi kesehatan manusia, serta akses ke makanan dan air tawar. Itu juga bisa menyebabkan kepunahan hewan dan tumbuhan, merusak kehidupan terumbu karang dan makhluk laut," kata Elena Manaenkova, Sekretaris Jenderal World Meteorological Organization (WMO).

Bahaya panas
Dunia yang menghangat berarti akan ada kerusakan ekstrem dan cuaca berbahaya seperti gelombang panas, kebakaran, kekeringan, banjir dan badai ganas.

Pada 2018, ada lebih 70 badai tropis di Belahan Bumi Utara. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya berjumlah 53. Badai kuat dan merusak ini diketahui membawa kehancuran di Kepulauan Mariana, Filipina, Vietnam, Korea, dan Tonga.


Gelombang panas 2018 juga menurunkan produktivitas manusia secara signifikan. Sebab, orang-orang harus berada di rumah selama beberapa hari karena terlalu berisiko jika beraktivitas di luar ruangan. Sebanyak 153 jam kerja musnah akibat gelombang panas tahun ini.

La Nina, kebalikan dari El Nino, membentuk siklus alam yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga tiga tahun. Ketika itu terjadi, pola cuaca di seluruh duni akan terpengaruh.

Menimbulkan berbagai dampak pada hasil panen, kelaparan, risiko kebakaran, pemutihan karang, dan cuaca ekstrem.

Peneliti mengatakan, dampak dari El Nino maupun La Nina saat ini, lebih parah dari 20 tahun sebelumnya akibat suhu yang menghangat.

Ketika El Nino membawa hujan dan suhu yang lebih dingin di selatan AS, itu akan membawa panas dan kekeringan di Australia, serta musim salju yang kering di tenggara Afrika dan utara Brasil.

Menurut Stevenson, peristiwa El Nino akan menyebabkan kondisi dingin dan basah di AS, berisiko banjir. Sementara itu, La Nina akan meningkatkan bahaya kebakaran dan kekeringan.

Meski dampak peristiwa El Nino dan La Nina diperkuat oleh suhu yang lebih hangat, tapi belum diketahui apakah perubahan iklim juga akan memengaruhi kejadian di masa depan.




BB : 55AB0E6C
Line : vvipbandarq
WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

5 Cara Bujuk Pasangan yang Enggan Pakai Kondom

VipBandarQ , Jakarta Penggunaan kondom adalah hal yang sering menjadi masalah. Kondom dianggap membuat bercinta menjadi tidak nyaman, men...