Monday, April 15, 2019

5 Cara Bujuk Pasangan yang Enggan Pakai Kondom



VipBandarQ, Jakarta Penggunaan kondom adalah hal yang sering menjadi masalah. Kondom dianggap membuat bercinta menjadi tidak nyaman, menghilangkan ereksi, atau menginterupsi intimasi. Sebagian orang juga merasa bahwa meminta pasangan untuk menggunakan kondom menunjukkan ketidakpercayaan.

Padahal, kondom dapat menurunkan resiko terinfeksi penyakit menular seksual dan kehamilan tidak direncanakan. Namun seringkali sulit mengubah pikiran pasangan. Melansir dari Health, inilah beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut:


BACA JUGA

1. Rencanakan dengan pasangan
Jauh-jauh hari sebelum menikah, bicarakan dengan pasangan hal-hal yang Anda inginkan termasuk penggunaan kondom. Dengan ini, pasangan dapat mengetahui apa yang harus dilakukan sejak awal.

2. Pilihlah kondom yang sesuai
Ukuran kondom berbeda-beda untuk tiap orang. Namun, kondom ada dalam berbagai ukuran, bentuk, jenis, tekstur bahkan rasa. Anda memiliki banyak pilihan untuk menyesuaikan keinginan Anda dan pasangan. Selain itu, terdapat kondom untuk perempuan tetapi tidak bisa digunakan bersamaan dengan kondom untuk laki-laki.


3. Alasan yang Tepat



Anda dapat menggunakan alasan bahwa penggunaan kondom bukan hanya memiliki manfaat untuk Anda tetapi juga untuk pasangan Anda. Penggunaan kondom juga bukanlah indikasi dari kurangnya kasih sayang tetapi juga penujukkan kasih sayang yang sebenarnya.

4. Cara Mengatasi Kesulitan Ereksi
Sebagian laki-laki memiliki kesulitan untuk ereksi saat menggunakan kondom. Memang, kondom yang tidak sesuai dapat menyebabkan hal ini. Bisa juga disfungsi ereksi terjadi karena alkohol dan merokok. Anda dan pasangan dapat pergi ke dokter jika menganggap masalah ini tidak dapat diselesaikan.

5. Penyimpanan kondom
Penggunaan kondom tidak harus memberhentikan kesenangan Anda. Simpanlah kondom ditempat yang mudah di ambil.


BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Kenapa Banyak Pemberitaan Buruk Di Media?

VipBandarQ, Ketika kita menonton berita di media, kita suka merasa kalau isinya kebanyakan hanya berita-berita buruk dan mengerikan. Entah itu berita seperti kucing yang tak bisa turun dari pohon, perceraian 1001 artis terkini, harga bakso yang terus melejit diakibatkan oleh korupsi pejabat negara beristri tiga, hingga ramalan meteor jatuh yang membinasakan semua makhluk hidup termasuk anda yang membaca tulisan ini. Jadi, sebenarnya kenapa pemberitaan di media itu kebanyakan buruk? Apa penyebabnya?


Lebih Suka Berita Buruk

Banyak dari kita sering bilang, bahwa kita lebih suka berita baik, daripada buruk. Tetapi, para peneliti ternyata menemukan bahwa kita, atau lebih tepatnya otak kita, memiliki kecenderungan untuk lebih memperhatikan hal-hal yang buruk dibandingkan yang baik. Hal ini, disebut sebagai “Negativity Bias”.


Jadi, para peneliti mengatakan, bahwa itu berasal, dari awal jaman nenek moyang kita dulu. Dimana, hal-hal buruk dan berbahaya itu lebih cepat direspon oleh otak kita, karena itu mengancam keselamatan kita.

Menurut riset, bagian otak kita yang merespon hal-hal negatif, bereaksi lebih sensitif, daripada bagian otak kita, yang merespon hal-hal positif. Hal itulah, yang membuat otak kita, hingga sekarang, secara insting, lebih tertarik memperhatikan berita dan kabar yang buruk, karena otak kita lebih sensitif terhadap hal-hal yang berpotensi membahayakan kita.



Di sisi lain, pemberitaan yang buruk juga banyak disebabkan oleh konflik kepentingan. Seperti kita ketahui, berita-berita yang setiap harinya kita konsumsi adalah hasil kerja keras para jurnalis. Para jurnalis ini seringkali mengalami konflik kepentingan, dimana ia terpaksa mematuhi perintah atasannya untuk menulis berita negatif tentang suatu peristiwa. Akibatnya, para jurnalis terpaksa menulis berita demikian karena takut kehilangan pekerjaannya.


Tetapi, pemberitaan negatif itu sendiri tidak selamanya dalam tanda kutip, negatif. Pemberitaan tersebut dapat membuka kesadaran kita, akan isu-isu yang sebelumnya tak kita ketahui di luar sana. Tetapi kita sendiri juga perlu mengasah kemampuan analisis kita terhadap segala sesuatu yang ditayangkan di media, atau disebut sebagai literasi media.

Literasi media dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat kita membaca koran, menonton televisi, atau mendengarkan radio. Kemudian, kita membandingkan satu berita yang disiarkan oleh beberapa media tersebut, lalu menganalisis perbedaannya. Setelah itu, kita membuat ulang kembali berita tersebut menurut pemahaman kita dan kita pun telah lebih kritis terhadap media, karena menyadari berita itu ada, karena dibuat.



Jadi, setelah membaca tulisan ini, semoga kita tidak lagi hanya menggunakan koran sebagai bungkus gorengan kita. Tapi, juga mulai kritis dan peduli terhadap berita yang ada… Dan juga menyadari bahwa masih banyak hal-hal baik yang terjadi di luar sana.


BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Saturday, April 13, 2019

5 Bisnis Kuliner Artis yang Sudah Tutup Gerainya


VipBandarQ, Dunia bisnis memang digemari oleh masyarakat, khususnya di kalangan artis. Banyak para artis yang merambah ke dunia bisnis. Mulai dari bisnis furniture, fesyen sampai kuliner. Tidak sedikit artis yang mencoba untuk memulai bisnis kuliner dengan membuka restoran makanan. Namun, menjalani bisnis bukanlah hal yang mudah. Pasang dan surut melengkapi perjalanan bisnis kuliner para artis hingga pada akhirnya terpaksa harus tutup. Siapa saja ya restoran artis yang sudah tutup? Simak yuk!


1. Midtown Bistro and Lounge


Midtown Bistro and Lounge adalah restoran mewah milik Mike Lewis. Usaha yang dirintis dari tahun 2015 ini menyajikan berbagai macam menu mulai dari pasta, pizza sampai iga bakar. Awalnya resto ini berada di kawasan SCBD, namun pindah ke daerah Senayan. Meskipun mendapatkan penilaian yang baik, namun resto ini tidak berjalan dengan lancar. Dilansir dari Zomato, Midtown Bistro and Lounge telah tutup secara permanen.

2. Shabu Slim


Shabu slim adalah restoran Jepang all you can eat yang dimiliki oleh Fery Salim. Lama tak terlihat di layar televisi, Fery Salim lebih fokus ke dunia bisnis. Resto yang didekorasi dengan cantik dan menarik ini memiliki beberapa cabang, seperti di Kota Kasablanka, Mall Kelapa Gading dan Central Park. Meskipun ramai dan disukai pengunjung, resto milik Fery Salim ini sudah resmi tutup.


3. Bulgogi Brothers


Bulgogi Brothers adalah restoran yang dimiliki oleh pelantun lagu Sunny, Bunga Citra Lestari, menawarkan menu masakan Korea. Seperti bibimbap, gangdoengjang dan berbagai jenis sup Korea. Restoran yang memiliki rating 3.6/5 ini tidak menjadikan resto lebih bertahan lama. Diketahui dari Zomato, Bulgogi Brothers yang berlokasi di Lotte Shopping Avenue sudah tutup secara permanen. 

4. Bakmi wong


Pernah menjadi Presiden Jomblo sebelum akhirnya menikah dengan model terkenal, Baim Wong diketahui merambah dunia bisnis. Salah satu bisnis yang pernah digeluti yaitu bisnis di bidang kuliner. Baim merintis tempat makan yang menu utamanya adalah bakmi. Diberi nama Bakmi Wong dengan outlet pertama kali di Depok. Meskipun bakmi wong memiliki pelanggan yang banyak, namun pada akhirnya gerai bakmi wong di Depok tutup.


5. Correlate



Salah satu juri di Master Chef yaitu Chef Juna juga membuka restoran di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Correlate adalah restoran yang menyediakan menu makanan Jepang. Memiliki cita rasa yang lezat dan memuaskan tidak membuat resto ini berjalan dengan lancar. Setelah berjalan selama satu tahu, Correlate menginfokan tutup secara permanen pada 1 November 2017 melalui official Instagram Correlate.


BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Sering Ngiler Ketika Tidur, Apa Benar Disebabkan Tubuh Kelelahan



VipBandarQ, Siapa yang sering ngiler ketika tidur hingga membuat “pulau” di bantal atau tempat tidur?

Katanya, ngiler saat tidur itu disebabkan karena tubuh sedang kelelahan?

Apa benar lelah itu penyebab ngiler saat tidur?

Apakah ngiler saat tidur hanya terjadi ketika tubuh kelelahan saja? Cari tahu, yuk!

*Ngiler Saat Tidur itu Wajar *

Ternyata kondisi ngiler saat tidur itu sangat normal, lo, teman-teman.

Karena air liur atau saliva dalam mulut akan terus diproduksi oleh kelenjar liur yang dikendalikan oleh otak, walau kita sedang tertidur.


Akibatnya, air liur akan menggenang di dalam mulut.

Jika saat dalam keadaan sadar, otot wajah, lidah, dan otot rahang akan bekerja menjaga agar liur tidak menetes keluar dari mulut.

Namun, ketika dalam posisi tidur, semua otot-otot tubuh jadi melemas dan kemampuan untuk pertahanan air liur jadi berkurang.

Apalagi bila posisi tidur teman-teman miring ke kiri atau ke kanan, maka mulut akan cenderung terbuka dan memudahkan air liur mengalir ke luar.

Nah, jadi lelah sebenarnya bukan menjadi faktor satu-satunya penyebab kita ngiler, teman-teman.

Namun, kelelahan merupakan salah satu faktor penyebab ngiler saat tidur.

Faktor lainnya dialami oleh orang yang sedang pilek, flu, alergi, atau infeksi sinusnya kambuh.

Akibat penyakit gangguan pernapasan ini membuat hidung kita jadi tersumbat dan tanpa sadar mulut jadi terbuka sebagai saluran pernapasan.


Menghilangkan Ngiler Saat Tidur
Walau normal ngiler saat tidur, tapi bila ketahuan dengan teman-teman juga membuat malu.

Apalagi ada bekas yang tertinggal saat kita ngiler. Lalu, bagaimana cara menghilangkan ngiler saat tidur?

1. Ubah posisi tidur
Bila saat tidur, posisi tidurmu miring ke kanan atau ke kiri, cobalah untuk tidur dengan posisi telentang.

Agar tidak pindah posisi, letakkan bantal atau guling di sisi kanan dan kirimu.

O ya, pilihlah pula bantal tidur yang nyaman, artinya tidak terlalu keras atau terlalu tinggi.

Sehingga posisi kepala akan sejajar dengan tubuh, punggung atas dan tulang belakang.

Ini adalah posisi yang tepat untuk tetap menjaga agar air liur tidak mengalir dari mulut.

2. Obati alergi dan sinus
Penyakit yang mengganggu pernapasan pasti akan membuat tidur jadi tidak nyaman dan nyenyak.

Akibatnya, saat tidur kita bisa ngiler karena hidung tersumbat.

Oleh karena itu, lebih baik kamu obati penyakit ini agar napas kembali lega.


3. Kurangi makanan manis
Makanan manis dan bergula ternyata juga bisa menjadi merangsang produksi air liur, lo.

Semakin banyak gula yang kita makan, maka semakin banyak pula air liur yang diproduksi dalam mulut.

4. Berobat ke dokter
Jika teman-teman merasakan kondisi air liur yang berlebihan sampai tampak seperti banjir, sebaiknya dapat segera dikonsultasikan ke dokter.

O ya, ngiler yang berlebihan bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan kulit, teman-teman.

Selain itu, kita juga bisa tersedak apabila air liur yang diproduksi ketika tidur terlalu banyak.

Ketika menarik napas, air liur yang menggenang dapat mengalir masuk ke dalam paru-paru dan bisa terjadi penyakit paru-paru, pneumonia.


BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Friday, April 12, 2019

Nikotin Juga Ada di Dalam Makanan Ini



VipBandarQ, Jakarta Selama ini, nikotin dianggap sebagai salah satu zat berbahaya dari rokok dan harus dihindari. Namun sesungguhnya, senyawa ini ada dalam makanan sehari-hari dan dibutuhkan oleh tubuh.

Menurut dokter Mariatul Fadilah, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI) mengatakan dalam kadar yang sangat kecil nikotindibutuhkan oleh tubuh. Misalnya untuk kesegaran jasmani. Namun, jika terlalu besar bakal membahayakan tubuh.

Mariatul mengatakan nikotin tidak hanya didapat dari tembakau. Beberapa makanan seperti kembang kol atau tomat juga mengandung senyawa tersebut.


Kol dan Tomat Juga Mengandung Nikotin


Mengutip dari Livestrong, konsentrasi nikotin yang terkandung dalam kembang kol adalah 16,8 nanogram per gram. MyHealthyFoods.com juga menyatakan bahwa sayuran ini merpakan sumber vitamin K, C, folat, dan serat yang baik. Sehingga, mengonsumsinya secara teratur akan memberikan manfaat kesehatan seperti perlindungan dari kanker, detoksifikasi dalam tubuh, serta melindungi dari rheumatoid arthritis.

Sementara, untuk jenis tomat hijau, United States Department of Agriculture menyatakan bahwa nikotin yang terkandung dalam buah ini mencapai 42,8 nanogram per gram. Mereka juga mengandung fosfor, kalium, dan vitamin C yang baik selama dikonsumsi dengan cukup.

Salah satu makanan yang juga kaya akan nikotin dalam jumlah cukup adalah terong. Michael T. Murray dalam "The Encyclopedia of Healing Foods" menyatakan bahwa sayuran ini mengandung konsentrasi hingga 100 nanogram per gram serta merupakan sumber serat, vitamin B1 dan B6 yang baik. Mereka juga mengandung antioksidan bernama nasunin yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

"Jadi buat apa mencari dari tembakau malah berbahaya," ujar dokter yang juga tergabung di Koalisi Indonesia Bebas Tar tersebut.


Masalah Fisik Hingga Psikologis



Nikotin sendiri merupakan zat adiktif yang ada dalam rokok. Senyawa ini bisa membuat seseorang merasa ketagihan dan akan selalu tidak puas.

Maka dari itu, ketika seseorang sudah terpapar nikotin dan mengalami masalah fisik akibat rokok seperti sakit jantung, kedua hal tersebut harus mendapatkan pengobatan.

"Kalau sakit jantung, jantungnya harus diobati dan nikotinnya di-setop. Kalau masalah psikologis, psikologis-nya harus diobati dan nikotinnya juga di-setop," kata Mariatul menambahkan.

Nikotin sendiri bukan satu-satunya zat mematikan yang harus dihadapi oleh perokok aktif. Senyawa lainnya adalah tar. Maka dari itu, Mariatul meminta agar masyarakat menghindari rokok tembakau dan mencoba untuk mengatasi kecanduannya terhadap rokok apapun caranya.


BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

Ini Manfaat Makanan Pedas bagi Hormon Pria



VipBandarQ, Jakarta Bagi Anda yang penyuka makanan pedas berbahagialah. Sebuah penelitian di Perancis menyatakan bahwa pria yang suka mengonsumsi hidangan semacam ini, cenderung memiliki kadar testosteron lebih tinggi daripada yang lainnya.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Phsyiology & Behaviour pada 2014 melakukan survei pada 114 pria berusia 18 hingga 44 tahun. Mereka diberikan pertanyaan mengenai kesukaannya pada makanan pedas.


Selain itu, para peserta juga mendapatkan sepiring kentang tumbuk yang dihidangkan bersama saus pedas atau garam. Pria-pria ini diperbolehkan memakannya bersama bumbu tersebut sebebas yang mereka inginkan.

Melansir Huffington Post pada Jumat (12/4/2019), peneliti dari University of Grenoble lalu melakukan uji coba pada air liur mereka. Dari situ, terlihat bahwa orang yang menyukai makanan pedas memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dibandingkan pria yang hanya menggarami makanannya


Pengaruh Capcaisin


Mereka mencatat bahwa capcaisin, senyawa pedas dalam cabai, memiliki keterkaitan dengan perilaku dominan, agresi, serta pengambilan risiko. Di sisi lain, preferensi seseorang terhadap rasa pedas juga didorong oleh faktor fisiologi dan lingkungan.

Para peneliti menyatakan setiap budaya memiliki variasi yang berbeda-beda. Pada orang Perancis misalnya, mereka mungkin memiliki pendekatan yang berbeda pada makanan pedas dibanding para pria di Asia Tenggara. Hal ini karena di negara-negara Asia, budaya konsumsi makanan pedas telah bertumbuh dan tubuh orang-orang di sana telah mengembangkan toleransi.

"Alasan mendasar penggunaan rempah-rempah pedas oleh individu dengan kadar testosteron yang lebih tinggi harus dianalisis lebih lanjut, kemungkinan hasil tersebut juga berasal dari preferensi yang dipelajari atau bawaan," tulis para peneliti.


Manfaat Lain Makanan Pedas


Tidak hanya untuk hormon testosteron saja, makanan pedas tetap memiliki manfaat lain. Pakar diet Bonnie Taub-Dix mengatakan bahwa senyawa capcaisin membantu meningkatkan metabolisme tubuh, serta membuat Anda lebih tahan dari godaan makanan manis.

"Setelah memiliki rasa pedas dan panas di mulut Anda, biasanya Anda tidak ingin kue setelahnya," kata Taub-Dix seperti dikutip Health24.

Tidak hanya itu, capsaicin juga mengandung antioksidan dan antimikroba yang melindungi tubuh dari bakteri jahat. Dalam sebuah penelitian terbaru, senyawa tersebut bisa mencegah kanker paru-paru menyebar ke organ tubuh lain.
                                                     

BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id






















Thursday, April 11, 2019

Rokok: Asapnya Mengganggu, Cukainya Ditunggu


VipBandarQ, Dunia sudah memiliki Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) sejak 2003. Indonesia turut menginisiasi, tetapi belum menandatanganinya sampai saat ini. Meski begitu, dampaknya kian dirasakan mereka yang bertumpu pada sektor ini.

Merokok tak bisa lagi dilakukan di sembarang tempat saat ini. Banyak daerah memiliki aturan ketat. Yang terbaru, Peraturan Menteri Perhubungan No 12 tahun 2019 sudah diteken. Denda Rp750 ribu berlaku bagi mereka yang merokok sambil berkendara.

Bagi petani tembakau, semakin banyaknya aturan pembatasan merokok adalah tambahan cobaan yang harus dihadapi. Sejak FCTC digaungkan pada 2003, sebenarnya petani tembakau sudah paham, bahwa masa depan komoditas utama mereka tak selamanya cerah. Wening Swasono, Sekjen Asoasiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mengatakan, pemerintah berlaku tidak adil pada mereka. Tembakau terus ditekan, tetapi cukai Industri Hasil Tembakau (IHT) digadang-gadang untuk menambal keuangan Negara.



Seorang petani merawat tanaman tembakaunya di Temanggung, Jawa Tengah. (foto: dok APTI)

September 2018 lalu, Jokowi menandatangani Peraturan Presiden mengenai penggunaan dana cukai rokok untuk menambal defisit BPJS Kesehatan. Layanan ini memiliki defisit sekitar Rp10 triliun, dan cukai rokok diandalkan untuk menambal kekurangan itu. Meski ada sejumlah protes, langkah itu tetap diterapkan untuk menanggulangi terganggunya layanan kesehatan bagi pengguna BPJS.

Satu hal yang aneh, aparatur pertanian negara terus meminta petani mengganti tembakau dengan tanaman lain. Padahal itu bukan perkara mudah. “Tembakau itu spesifik , ditanam pada musim tertentu ketika lahan tidak cukup air. Dan tidak ada tanaman lain yang bisa ditanam. Kalau diganti jagung, hasilnya belum sepadan,” kata Wening.

Wening memberi sejumlah alasan mengapa petani tidak mau meninggalkan tembakau. Namun, menurutnya, yang paling menentukan adalah faktor keuntungan.

“Dulu petugas Dinas Pertanian meminta supaya menekan produksi tembakau, mengalihkan ke tanaman lain, tetapi petani tidak mau. Karena dari analisis usaha, keuntungan tembakau itu per hektar bisa mencapai Rp20 juta, sementara padi hanya R 8 juta, jagung hanya Rp3 juta, dan cabe Rp4 juta,” ujar Wening.



Hamparan tanaman tembakau di lereng gunung di Temanggung, Jawa Tengah. (foto: APTI)

Menurut data APTI, Indonesia memiliki lahan tembakau seluas 206.514 hektar i di 15 provinsi. Mayoritas lahan itu berada di Jawa, sisanya di Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Barat. Dari lahan seluas itu, total produksi tembakau dalam setahun mencapai 198.295 ton.
Produksi Rokok Tertekan
Mayoritas produksi tembakau petani diserap oleh pabrik rokok. Tahun 2017, seluruh pabrikan rokok membutuhkan tembakau 332 ribu ton. Impor tembakau dilakukan untuk menutup kekurangan itu. Indonesia sulit untuk meningkatkan produksi karena lahan tembakau membutuhkan topografi khusus.

John Mosman, Direktur PT Putra Patria Adikarsa mengakui, aturan yang ditetapkan pemerintah berdampak pada industri rokok. Mosman memimpin sebuah perusahaan di Kulonprogo, Yogyakarta, yang memproduksi rokok bagi Sampoerna, perusahaan milik Phillip Morris International. Sampoerna sendiri sejak 1994 mengembangkan skema Mitra Produksi Sigaret (MPS). Dalam skema ini, hingga sekarang ada 38 pabrik rokok di Jawa yang berproduksi untuk merk-merk di bawah Sampoerna.

“Memang ada pengaruh. Dari awal pembukaan pada 2004 ada 1.500 karyawan, sekarang berkisar antara 800 sampai 900 orang saja. Sebagian memang ada pengaruh dari pengaturan kawasan merokok. Yang kedua, mungkin pengaruh cara kerja. Dulu lambat, sekarang mereka sudah tambah kecepatan, produksi per jamnya jauh meningkat sehingga tidak butuh karyawan sebanyak dulu,” ujar Mosman.


Pekerja Mitra Produksi Sigaret (MPS) di Yogyakarta. (foto: VOA/Nurhadi)

Pabrik-pabrik dalam skema MPS memproduksi rokok kretek menggunakan tangan alias tanpa mesin. Bisnis padat karya ini banyak membantu kabupaten-kabupaten tertentu yang memiliki keterbatasan sumber daya alam, untuk membuka lapangan pekerjaan. Dari 38 MPS yang sudah ada, rata-rata pada awalnya mampu menampung sekitar 1.500 karyawan di satu lokasi.

Mosman mencatat, perusahaan yang dipimpinnya menurunkan jumlah produksi sekitar 10-20 persen. Angka pastinya berubah-ubah sesuai pesanan yang diberikan oleh Sampoerna. “Secara umum, sebagai pengelola tenaga kerja di sini yang mengerjakan rokok, tentu aturan-aturan itu ada pengaruhnya. Khawatir itu wajar,” tambah Mosman.

Berharap Cukai Tak Naik
Dari sisi cukai, industri rokok cukup lega setelah akhir tahun lalu pemerintah memastikan tidak akan menaikkannya pada 2019 ini. Sebelumnya, rata-rata setiap tahun pemerintah menaikkan angka cukai sekitar 10 persen. Keputusan tersebut didasarkan keyakinan, bahwa kenaikan cukai akan berdampak negatif bagi industri ini.

Namun, dalam sebuah diskusi awal Maret 2019 lalu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, sempat mewacanakan kenaikan cukai rokok. Hasbullah Thabrany, anggota TKN dalam diskusi itu menyatakan, Jokowi-Ma'ruf akan menaikkan cukai rokok untuk menurunkan angka perokok Indonesia. Selain itu, cukai rokok di Indonesia adalah salah satu yang paling rendah di dunia. Singapura mematok cukai 90 persen dan Thailand 84 persen. Menurut Hasbullah, target Jokowi ke depan cukai rokok di atas 57 persen.


Mayoritas petani mengeringkan rajangan tembakau di bawah sinar matahari. (foto dok: APTI)

Cukai adalah salah satu beban berat bagi industri rokok di Indonesia. Kukuh Kristiyanto, dari Sampoerna Retail Community mengatakan, di Indonesia cukai merupakan sumber dana segar bagi pemerintah. Di sisi lain, bagi pelaku industri, cukai berdampak melebar hingga ke soal tenaga kerja. “Perhitungan yang ada, dari setiap kenaikan cukai sebesar 10 persen, maka akan berdampak pada pengurangan tenaga kerja di perusahaan rokok sekitar 3.000 orang,” kata Kukuh.

Jika benar pemerintah tidak akan menaikkan cukai tahun ini, kata Kukuh, itu merupakan berita yang menggembirakan bagi pelaku industri. “Kita lega, rileks serta terimakasih. Tapi kuatir juga, jangan-jangan tahun depan naik dua kali lipat,” tambahnya sambil tertawa.

APTI sendiri mengklaim, setidaknya ada 6,1 juta orang memperoleh manfaat ekonomi langsung dari industri rokok. Mereka terdiri dari 2 juta petani tembakau, 2 juta peritel rokok, 1,5 juta petani cengkeh dan 600 ribu pekerja industri tembakau. Pada 2017 lalu, pemerintah menangguk Rp 147 triliun dari cukai rokok.


BB : 55AB0E6C

Line : vvipbandarq

WhatsApp : +62855962924680
Link Daftar : http://bandarqkartu.net/Register.aspx?lang=id

5 Cara Bujuk Pasangan yang Enggan Pakai Kondom

VipBandarQ , Jakarta Penggunaan kondom adalah hal yang sering menjadi masalah. Kondom dianggap membuat bercinta menjadi tidak nyaman, men...